Gudang Heuleur di Rawagempol Kulon Kebakaran, 20 Ton Gabah Hangus

Gudang openan pengering gabah di Pabrik NN Dusun Tumaritis RT 09/03 Desa Rawagempol Kulon, hangus kebakaran pada Rabu Pagi (28/12/2023). Kebakaran yang terjadi bakda subuh sekitar pukul 05.00 Wib itu, di duga berasal dari listrik openan hongga akhirnya konslet dan merembet ke sejumlah material gudang. 

Foto : TKP Kebakaran Heler Pengering Padi di Desa Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan


Beruntung, warga dan armada Damkar BPBD cepat datang dan mengendalikan api hingga akhirnya berhasil di jinakan sekitar 1,5 jam kemudian. Namun demikian, kerugian akibat dampak kebakaran itu diprediksi cukup besar, karena selain 50 material yang hangus, gabah puluhan ton yang siap di open, ikut dilahap di jago merah. 

Sekretaris  Desa Rawagempil Kulon, Dedi mengatakan, Pabrik NN di RT 09/03 Dusun Tumaritis itu, biasa beraktivitas mengeringkan gabah sekitar kapasitas 20 ton. Ketika terjadi kebakaran pukul 05.00 Wib hingga 06.30 Wib, diperkirakan volume gabah tersebut ikut hangus terbakar. Api sendiri, sebut Dedi, diduga berasal dari listrik openan yang konslet hingga merembet ke bangunan material gudang di pagi hari itu. 
Foto : TKP Kebakaran Heler Pengering Padi di Desa Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan

"Sejak pagi kita sudah koordinasi dengan Tim Damkar, Alhamdulillah 1,5 j api berhasil di jinakkan, namun kerugian belum bisa di taksir, karena di duga ada 20 ton gabah yang ikut terbakar, " Pungkasnya. 

Danru Damkar dan Penyelamatan BPBD Wilayah Cilamaya, Maman Firmansyah mengatakan pihaknya terjunkan dua armada Damkar dari Cilamaya Wetan dan Telagasari untuk menjinakkan api di heler Rawagempol Kulon. Wal hasil, 1,5 jam kemudian api berhasil di jinakan. 
Kebakaran terjadi, di duga berasal dari mesin openan itu sendiri hingga merembet ke material lainnya, dibantu warga dam armada damkar, Alhamdulillah kebakaran mereda. 

Kerugian akibat kejadian ini berdasarkan informasi yang diperoleh pemilik heler, selain material bangunan dan 20 ton gabah terbakar, kerugian di kalkulasikan di taksir mencapai Rp1,5 Milyar. 

"Saat kejadian, kebetulan kami sedang piket di Cilamaya, begitu dapat informasi kebakaran di heler 24 jam itu, kita sigap ke lokasi dan menjinakkan api, " Pungkasnya. (Rd)
Posting Komentar