Swab Antigen Gratis, Guru Honorer Pelamar PPPK 2021 Minta 1 Hal Lagi kepada Mas Nadiem

Fasilitas swab antigen gratis dan vaksinasi dari Kementerian Kesehatan untuk seluruh peserta seleksi kompetensi PPPK 2021 disambut sukacita guru honorer. Permintaan mereka kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim akhirnya dikabulkan.

"Alhamdulillah kami senang sekali dengan kebijakan pemerintah ini. Terima kasih, Mas Nadiem dan Pak Budi (Menkes Budi Gunadi Sadikin)," kata Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Sumatera Selatan Susi Maryani kepada JPNN.com, Rabu (8/9).

Dengan tidak adanya biaya swab antigen, Susi dan kawan-kawannya bisa lebih menghemat dana untuk mengikuti tes PPPK 2021.

Biaya swab antigen bisa digunakan untuk kebutuhan lain misalnya ongkos transportasi dan perlengkapan lainnya.

"Uang swab antigen bisa untuk tambahan beli sepatu hitam, baju putih hitam, dan alat tulis," ucapnya.

Rasa syukur juga disampaikan Ketum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Cecep Kurniadi.

Pasalnya dana swab antigen sebelumnya sempat membuat guru honorer K2 pusing. Begitu juga syarat vaksinasi bagi peserta dari Jawa, Madura, Bali

"Kami sangat bersyukur atas kebijakan pemerintah yang makin memudahkan guru honorer mengikuti seleksi kompetensi PPPK 2021," kata Cecep.

Satu hal yang masih mengganggu pikiran guru honorer yaitu soal passing grade atau nilai ambang batas.

Cecep berharap pemerintah akan meninjau kembali nilai ambang batas tes PPPK formasi guru yang terlalu tinggi

Kalaupun pemerintah ngotot tidak menurunkan passing grade, Cecep berharap Nadiem Makarim memberikan tambahan afirmasi kompetensi teknis untuk guru honorer K2.

"Kami yakin Mas Nadiem mendengarkan keluhan guru honorer. Toh ini demi suksesnya program Mas Nadiem dalam merekrut satu juta guru PPPK sekaligus menyelesaikan masalah guru honorer," pungkas Cecep. (jpnn)

Posting Komentar