Belasan Tamu Hotel Mewah Positif COVID-19, Diduga Tertular dari Handuk dan Seprai

Potensi penularan virus corona ada di mana saja. Tak terkecuali di hotel. Salah satu hotel mewah di Singapura, Mandarin Orchard Singapore, mencatat setidaknya ada 13 orang yang terpapar virus corona (COVID-19).

Kebenaran kasus ini sudah dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH). Dilansir dari Straits Times, ke-13 orang tersebut rupanya datang dari 10 negara berbeda.

Para pakar mengatakan jika penularan ini bisa terjadi karena banyak faktor. Oleh sebab itu, Profesor Ooi Eng Eong dari Duke-NUS Medical School, yang berspesialisasi dalam penyakit menular dan mikrobiologi yang baru muncul, menyarankan agar penularan di hotel diselidiki. Ia juga mengimbau agar prosedur operasi standar harus diaudit.

"Pemerintah memiliki perhatian serius terhadap setiap pelanggaran dalam protokol," kata Kementerian Kesehatan (MOH) dan Dewan Pariwisata Singapura dalam keterangan mereka, Sabtu (19/12). "Dan akan menyelidiki dan mengambil tindakan jika ada ketidakpatuhan."

Profesor Hsu Li Yang dari SawSwee Hock School of Public Health mengatakan jika kemungkinan penularan COVID-19 bisa terjadi melalui staf hotel maupun barang-barang di sana. Sebab, mereka semua telah menjalani masa karantina sejak 22 Oktober hingga 11 November.

Sedangkan kemungkinan kapan mereka terinfeksi adalah antara 2 hingga 19 November. Sehingga hampir tidak mungkin terjadi penyebaran virus secara tunggal. "Jika mereka tidak bertemu satu sama lain selama mereka menginap, maka bisa jadi staf hotel atau barang di hotel yang memicu penularan," kata Hsu.

Foto ilustrasi saja

Kendati belum pasti, namun diduga penyebarannya berasal dari handuk dan seprai. Hal itu "tergantung bagaimana keduanya diberikan kepada tamu usai dibersihkan," ujarnya lagi.

Kendati demikian,tulis dari Wowkeren,  perlu juga diperhatikan kemungkinan faktor lainnya. Dr Asok Kurup, kepala Academy of Medicine's Chapter of Infectious Disease Physicians, mengatakan jika ventilasi dan limbah bisa jadi sumber penularan, selain melalui para staf atau barang-barang hotel. Namun dengan mempertimbangkan karakteristik penyebaran virus corona itu sendiri, ia meyakini jika faktor manusia lebih mungkin menjadi penyebab penularan di hotel.***ts

Posting Komentar