Angkat Beras Cilamaya, Pesantren Hidayatul Falah Juara "Opop" Jawa Barat

Pondok Pesantren Hidayatul Falah di Desa Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan, lolos seleksi dalam kegiatan One Pesantren One Product (OPOP) di Jawa Barat. Dari 5 pesantren di Karawang yang mewakilkan pada kegiatan tersebut, pesantren Pimpinan KH Jihad Azuhaeri yang mendelegasikan perwakilannya pada Suharto Al Amin tersebut, menjadi satu-satunya yang lolos di tingkat wilayah tahap 3 di Purwakarta, Subang, Karawang dan Bekasi lewat produk beras khas Cilamaya.

Kepada pelitakarawang.com, Soeharto Al Amin mengatakan, PP Hidayatul Falah dengan menampilkan usaha pontren produk Beras Cilamaya, berhasil lolos disetiap tahapan seleksi Opop. Pertama, Tahap pendaftaran online di web OPOP Jabar 2020, kemudian lolos verifikasi, kemudian masuk ke tahap audusi 1 di Hotel Brits dan Lolos dan jadi syarat ikut pelatihan dan magang. Baru kemudian, pihaknya ikut pelatihan dan magang di Ponpes Al Ittifaq Ciwedey Bandung selama 5 hari, di sini sebut Soeharto ia kembali lolos dan dapat uang pembinaan Rp35 Juta dipotong pajak hingga kemudian mengikuti lagi audisi 2 dan dinyatakan lolos. "Setelah dinyatakan lolos, maka Visitasi dan kunjungan lapangan serta cek laporan uang Rp35 Juta untuk apa saja di tinjau langsung ke Cilamaya, mulai monitoring cek usaha, cek keterlibatan santri, cek kegiatan pesantren, cek usaha pesantren, cek masyarakat sekitar pesantren, sampai akhirnya kembali dinyatakan lolos sebagai syarat ikut audisi tahap 3, " Katanya, Jumat (11/12)


Di karawang sendiri, sebut Soeharto, yag lolos sebenarnya ada 5 pesantren, yaitu Al ahliyah Cikampek, Asshiddiqiyah Cilamaya, Miftahul Khoirot Cilamaya kulon, dan Pesantren Ustad Asep di Johar. Namun, di wilayah Subang, Purwakarta, Bekasi dan Karawang, hanya pesantren Hidayatul falah saja yang jadi juara 1. Wal hasil, ditingkat Jawa Barat, sebutnya, bukan hanya lolos, tetapi juga masuk barisan juara dan diberikan penghargaan Rp400 juta. Rencananya, sebut Suharto, uang bantuan ini, akan di dibuatkan Kantor Kopontren dan mobil angkutan beras dengan branding beras cilamaya opop Jabar. "Saya berharap, Dinas koperasi dan ukm dan dinas pangan, agar membantu mempercepat proses sertifikat halal dan ijin edar kementan, " Katanya. (Rd)
Posting Komentar