Tanggal 7 November Hari Wayang, Berikut Lima Jenis Wayang Ada di Indonesia

Tanggal 7 November hari ini biasa diperingati sebagai Hari Wayang Nasional. Tidak ada salahnya jika kita mengetahui tentang Wayang, seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia yang berasal dan berkembang di pulau Jawa dan Bali.

Foto : Wayang Golek

Kesenian wayang juga telah ditetapkan sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi yang indah dan berharga oleh UNESCO. Pemberian gelar Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity itu diberikan UNESCO pada 7 November 2003.

Dikutip dari KBBI, wayang adalah boneka tiruan orang yang terbuat dari pahatan kulit atau kayu, dan sebagainya. Yang mana dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dalam pertunjukan drama tradisional (Bali, Jawa, Sunda, dan sebagainya).

Biasanya juga pertunjukkan wayang dimainkan oleh seseorang yang disebut dalang. Dijelaskan jika dilihat dari bahasanya kata wayang berasal dari bahasa Jawa Kuno yakni wod dan yang.

Artinya gerakan yang berulang-ulang dan tidak tetap. Maka dapat dikatakan bahwa wayang berarti wujud bayangan yang samar selalu bergerak dengan tempat yang tidak tetap.

Sementara itu, wayang juga terbagi dengan beberapa macam. 

Berikut ini 5 jenis wayang di Indonesia, dikutip dari Indonesia.go.id:

1. Wayang Kulit

Wayang ini merupakan salah satu jenis wayang di Indonesia yang dimainkan oleh seorang pemain di panggung. Biasanya wayang ini terbuat dari kulit hewan atau tulang.

2. Wayang Golek

Wayang yang kedua ini terbuat dari kayu. Kemudian dibentuk menjadi boneka, dan dimainkan sama di atas panggung oleh seorang dalang.

3. Wayang Orang

Wayang yang ketiga ini biasanya dijalankan atau dimainkan secara langsung oleh manusia.

4. Wayang Beber

Wayang ini terbuat dari kertas yang berisikan lukisan. Kemudian digulung dan direntangkan (dibeber) saat pertunjukan.

5. Wayang Klitik

Wayang terakhir ini dimainkan oleh seorang pemain di panggung. Wayang ini terbuat dari kayu pipih yang biasnya berbentuk boneka.(*)

Posting Komentar