no fucking license
Bookmark

Ini Sejarah Pemilu Indonesia sejak 1955 sampai 2024

Kabar Karawang - Pesta demokrasi Pemilu 2024 tinggal tersisa tiga hari lagi atau H-3, pada Rabu, 14 Februari 2024. Saat ini, proses tahapan Pemilu 2024 sudah memasuki masa tenang kampanye selama tiga hari.

Kabar Karawang - Pesta demokrasi Pemilu 2024 tinggal tersisa tiga hari lagi atau H-3, pada Rabu, 14 Februari 2024. Saat ini, proses tahapan Pemilu 2024 sudah memasuki masa tenang kampanye selama tiga hari.

Jelang hari pencoblosan, simak dulu yuk, sejarah pemilu di Indonesia yang sudah dilakukan sejak 1955 sampai 2024 ini. Berikut ulasan sejarah pemilu di Indonesia, sejak tahun 1955 sampai 2024.

Sejarah Pemilu di Indonesia

Mengutip laman resmi KPU RI, pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia dimulai sejak tahun 1955. Saat itu, Indonesia dipimpin oleh Presiden Soekarno dan Wapres Moh. Hatta.

1. Pemilu Tahun 1955

Sebelum bergulirnya pemilu tahun 1955, Bung Karno dan Bung Hatta mengeluarkan Maklumat X. Dalam Maklumat X beragendakan, melakukan pembentukan partai-partai politik (parpol) untuk penyelenggaraan pemilu bagi anggota DPR.

Kegiatan Maklumat X itu, terjadi pada Januari 1946. Namun, rencana itu batal karena belum adanya perundang-undangan untuk mengatur penyelenggaraan pemilu.

Kemudian, pada tahun 1955 digelar kembali pemilu. Di tahun inilah pemilu perdana sukses dilakukan.

Dalam tahun ini diadakan dua kali pemilu, pertama pada 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR. Kedua pada 25 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante.

2. Pemilu Tahun 1971-1997

Pada tahun 1971-1997, terjadi enam kali penyelenggaraan pemilu. Di masa tersebut, pemilu hanya diperuntukan untuk memilih anggota DPR, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II

Sementara pemilihan presiden dipilih oleh MPR. Pemilu di tahun 1971, digelar dengan berbagai partai politik.

Dalam pemilu tersebut, Golkar menjadi parpol pemenang dengan perolehan suara terbanyak yakni 62,82 persen. Kemudian di pemilu 1977-1997, persaingan juga masih didominasi oleh Golkar.

3. Pemilu Masa Reformasi

Pada masa reformasi, Soeharto berhasil diturunkan dari jabatan presiden. Hal itu menandai sebuah perjuangan baru yang disebut masa reformasi.

Awal reformasi, Indonesia dipimpin oleh BJ Habibie yang saat ini menjabat wapres kemudian diangkat menjadi presiden. Pada masa inilah, pemilu kembali digelar.

Semula pemilu dilakukan pada 2002 tetapi dipercepat menjadi tahun 1999. Pemilu 1999 diikuti oleh 48 partai politik.

Pelaksanaan pemilu ini diadakan pada 7 Juni 1999. Namun tak berselang lama, BJ Habibie turun dari jabatannya.

Alhasil, MPR RI menunjuk Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Kemudian pasangan tersebut diganti.

Adapun penggantinya adalah Megawati Soekarnoputri-Hamzah Haz. Pergantian kepemimpinan dilakukan sesuai hasil Sidang Istimewa MPR RI pada 23 Juli 2001 serta melalui Ketetapan MPR RI No. II/MPR/2001.

4. Pemilu Tahun 2004

Pada pemilu 2004, menjadi momen pertama pemilihan presiden dipilih langsung oleh rakyat. Pemberlakuan aturan ini terjadi pasca perubahan amandemen UUD 1945.

Selain presiden dan wakil presiden, pemilu kali ini juga memerintahkan dibentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Tercatat ada 24 partai politik yang ikut dalam pemilu 2004.

Pelaksanaan pemilu dilakukan 5 April 2004. Dari pemilu 2004, terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sebagai Presiden-Wapres RI periode 2004-2009.

5. Pemilu 2009

Pada Pemilu 2009 ini, diikuti oleh 44 partai politik. Puluhan parpol itu tercatat sebagai peserta Pemilu 2009, dan diadakan dalam dua waktu berbeda.

Pertama pada 9 April 2009 untuk memilih DPR, DPD, dan DPRD. Sementara pada 8 Juli 2009 dilaksanakan pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden.

Pemenang dari pemilu 2009 adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. SBY berhasil meraih kemenangan untuk dua periodenya.

Pemilu 2014

Berselang lima tahun, pemilu 2014 pun digelar. Pada pemilu kali ini ada 15 parpol yang ikut.

Pelaksanaan pemilu untuk memilih DPR, DPD, DPRD, digelar pada 9 April 2014. Sementara pemilu untuk presiden dan wakil presiden digelar 9 Juli 2014.

Pada Pemilu 2014 ini, pasangan Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla. Pada pemilu tersebut, sekaligus menyudahi masa oposisi PDIP selaku parpol pengusung Jokowi.

Pemilu 2019

Pemilu 2019 digelar pada 17 April 2019. Pemenang pemilu 2019 adalahJoko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Pemilu 2024

Kini pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari mendatang. Pemilihan kali ini akan digelar serentak untuk memilih DPR, DPD, DPRD, dan presiden-wakil presiden.(PK)

Posting Komentar

Posting Komentar

Close x