4 Tahun Jadi Tukang Pijat Di Arab Saudi, Ini Pengalaman Blak-blakan TKI Asal Jabar

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Barat (Jabar) bernama Wira Ramdani, menceritakan pengalaman kerja di Arab Saudi.

Wira mengatakan, jika dirinya sudah 4 bekerja menjadi TKI di Arab saudi sebagai tukang pijat.

"Saya bekerja di Arab Saudi itu 4 tahun setengah sampai sekarang sebagai terapis, atau secara kasarnya tukang pijit," katanya dikutip dari akun YouTube Mas Abonk 20 Oktober 2021.

Dirinya mengaku jika selama bekerja di Arab menjadi tukang pijit, banyak duka dan suakanya yang ia alami.

"Mungkin Mas Abonk juga tahu dukanya yaitu saya bertemu sama orang yang berbeda setiap hari, berbeda karakter kita harus bersikap profesional, harus bisa menyesuaikan saya dengan customer,"katanya.

Wira mengatakan sebagai tukang pijat di Arab Saudi harus bisa melayani customer dengan baik, agar menjadi langganan tetap.

"Bagaimana si customer itu terkesan dengan kita, bisa balik lagi dan berlangganan, meskipun saya tidak suka sama orang itu, tapi saya harus tetap senyum,"ucap Wira.

Selam menjadi tukang pijat di Arab, Wira banyak mendapat pengalaman, terkait karakter seseorang yang berbeda beda.

"Customer itu ada yang bawel ada yang maunya ini,maunya itu, nah itu yang lebih sih tang-tangan buat saya,"sambungnya.

Menurutnya Apapun yang terjadi harus sebisa mungkin bersikap ramah kepada customer.

"Meskipun saya tidak suka sama orang itu, tapi saya harus tetap senyum,ramah, kalo saya yang selalu ada masalah bukan sama bos tapi sama customer yang datang,"katanya.

Wira juga mengatakan jika pengalaman sukanya di Arab adalah penghasilan yang besar.

"Pengalaman sukanya mungkin jujur dari penghasilan,tidak dipungkiri kerja diluar negri itu penghasilannya lebih banyak dibanding kerja di Indonesia," ucapnya.

Dia juga mengatakan bukan hanya uang yang dia dapatkan selama kerja di Arab Saudi, tapi pengalaman dan wawasan juga bertambah.

"Pengalaman dan wawasan juga saya bertambah luas, penghasilan ada peningkatan, kemudian saya sangat menyukai sejarah," ujarnya.

Itulah kisah seorang TKI yang bekerja sebagai terapis di Arab Saudi semoga bermanfaat.***

0 Komentar