Kabar Karawang

Iklan

 Kabar Karawang
Senin, 29 Maret 2021, 18.23 WIB
DESAKARAWANGPERTAMINAPILKADES

Belum Sepekan, Pjs Kades Sukajaya Tandatangani Ribuan Kertas Pemohon Kompensasi Pertamina

Menjadi PJs Kades di Pesisir Karawang, bisa jadi kegiatannya langsung sibuk dan menumpuk. Sehari setelah dilantik Selasa lalu (23/3), mereka wajib mengikuti rapat skema pemetaan pencairan kompensasi oil spil Pertamina ONWJ bersama Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP). 

Pekan ini, para Pjs Kades juga harus berjubel mendatangani dan menstempel basah ribuan surat pernyataan permohonan sekaliber keterangan desa bagi ribuan warganya yang menjadi calon penerima dana kompensasi. di Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon misalnya, PJs Kades sudah langsung menerima data 1.282 warga pesisir dari tiga profesi (Nelayan, Poklahsar dan Wisata Bahari) yang akan menerima kompensasi. Sebelum rekeningnya berisi "duit" ribuan warga yang namanya terdaftar, wajib tandatangani berita acara keterangan dan pernyataan di kantor desa, itu juga yang harus dilakukan PJs Kades, dimana 1.282 lembar kertas berikut materai, harus ditandatanganinya. 


"Iya, walaupun sebulan masa jabatan, tapi memang agendanya padat banget mengurusi administrasi kompensasi masyarakat pesisir ditengah pegawai desa yang memang mulai pasang surut ngantor lagi ke kantor desa, Alhamdulillah sih ada siswa PKL bisa membantu, " Kata Pjs Kades Sukajaya Heri Setiawan,berita dikutip dari pelitakarawang.com, Senin (29/3).


Pihaknya sebut Heri, menerima data 1.282 warga calon penerima Kompensasi PHE di Sukajaya. Urusan ada warga yang kemudian datanya gak masuk di pencairan kali ini, itu menjadi domain tim verifikasi sebelumnya. Yang jelas, yang ditandatangani adalah mereka namanya di berikan dari DKP dan PHE setelah hasil rapat. Namun demikian, kejadian ada warga (Nelayan, Poklahsar, Wisata Bahari) yang tidak masuk data kali ini, juga terjadi di desa lainnya. Sebagai Pjs, pihaknya tetap berupaya mempertanyakan dan berkonsultasi soal ini agar bisa ditindaklanjuti baiknya. "Kegiatan sosial menumpuk di Desa Sukajaya, jadi mau tidak mau ya harus diselesaikan, walaupun memang aparat desanya sudah pasang surut ngantor, " Ungkapnya. (Rd)


Kabar Lainnya

X
X
×
Kabar Terbaru Update