Kabar Karawang

Iklan

 Kabar Karawang
Jumat, 19 Februari 2021, 22.28 WIB
Last Updated 2021-02-19T15:28:22Z
BMKGPERISTIWA

Gempa Besar Mengintai Indonesia, BMKG Peringatkan Masyarakat Waspada hingga Siapkan Jalur Mitigasi

Awal tahun 2021 ini Indonesia sudah dihantam dengan berbagai bencana alam yang kerap terjadi di berbagai daerah. Mulai dari banjir, longsor hingga gempa bumi.

Secara letak geografis, Indonesia memang berada di daerah potensi zona bencana terutama gempa yang berujung tsunami. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan ihwal adanya potensi gempa besar yang masih mengancam Indonesia.

Ketua BMKG Dwikorita memperingatkan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap adanya potensi dan risiko terjadinya gempa besar.

Salah satu langkah preventif yang bisa dilakukan yakni dengan mempersiapkan jalur mitigasi ke daerah yang aman dan daerah yang berada di ketinggian.

"Pada dasarnya gempa tidak bisa diprediksi. Namun kita bisa kita bisa perkirakan zona-zonanya, mana yang harus diwaspadai," katanya saat melakukan kunjungan kerja di Pacitan, Kamis, 18 Februari 2021.

Menurutnya, gempa yang kerap terjadi belakangan ini baik yang terjadi di Pulau jawa maupun Sumatera dan yang lainnya, merupakan pertanda yang harus diwaspadai.

Dwikorita bahkan menyebut intensitas bencana gempa menunjukkan peningkatan. Sejak Januari sudah terjadi 85 kali gempa mulai Aceh hingga Lampung.

Kendati demikian kata Dwikorita, melihat pengalaman gempa yang sudah terjadi, gempa besar tentu tidak terjadi tiba-tiba.

Adapun, sikap kewaspadaan lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan lapangan terutama pada daerah pesisir pantai, karena merupakan jalur kegempaan.

Ia mengatakan, sangat penting untuk melakukan langkah mitigasi terkait gempa yang berpotensi timbulkan tsunami. "Nah, kita lihat jarak dari pantai ke bukit terdekat itu sekian kilometer," tuturnya.

Meskipun potensi gempa itu menghantui Indonesia, ia mengimbau agar masyarakat tidak panik. Masyarakat diminta tetap tenang namun harus memiliki kesadaran budaya mitigasi sehingga seandainya sewaktu-waktu terjadi bencana dapat segera menjauh dari bibir pantai.***

Baca Lainnya

X
X