Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

KABAR PILKADA

Dikira BPUM, Warga Termakan "Hoax" Cek Bansos Langsung Geruduk BRI

 Kabar Karawang
Selasa, 20 Oktober 2020, 19.31 WIB Last Updated 2020-10-20T12:31:53Z

Tidak mendapat SMS notifikasi dari BRI dan atau pusat sebagai penerima Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM), masyarakat banyak yang termakan hoax bahwa cek aplikasi SIK NG soal Bansos, harus mendatangi BRI untuk konfirmasi. Akibatnya, pihak Bank plat merah tersebut, di jejali masyarakat yang justru bukan penerima BPUM, melainkan menunjukan hasil cek Bansos di SIK NG. 


"Jadi saya cek di HP, ternyata nama saya tertera jadi penerima Bansos, kemudian ada yang nyuruh ke BRI, padahal gak Nerima SMS apapun, jadi ya ke Bank BRI Cabang Kecamatan di Telagasari. Pas di Bank, balik lagi, karena bukan penerima Bantuan usaha warungan itu, " Kata salah seorang warga Telagasari, Kasum (39), Selasa (20/10). 

Ketua Forum TKSK Karawang Leo Fitriana mengatakan, banyak warga yang cek aplikasi SIK NG gagal faham. Padahal, beda antara Bansos di data DTKS dengan BPUM yang langsung lewat bank. Ia tegaskan, bahwa cek aplikasi di SIK NG itu, merupakan media untuk mengetahui bantuan apa yang di terima orang bersangkutan dengan memasukan nomor NIK nya. Jika dapat bantuan semisal PKH, BPNT dan BST, pasti terlampir jawabannya "Ya" sebagai penerima. Kalimat "Ya" ini yang di salah artikan, karena banyak yang mengira bahwa itu adalah pemberitahuan akan dapat pencairan BPUM di BRI Rp2,4 juta. Padahal, kata " Ya" itu, merupakan konfirmasi bahwa benar yang bersangkutan adalah penerima salah satu bantuan, apakah PKH, BPNT maupun BST, bukan malah datang jauh-jauh ke BRI. "Iya, kalau cek bansos Kemensos di Aplikasi SIK NG itu, untuk mengetahui bantuan di jenis mana yang di dapatkan, bukan jadi penerima BPUM di Bank BRI, " Sebutnya. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang, Ade Sudiana mengatakan, Pihaknya tidak menggarap data SIK NG dan kewenangan bansos dari Kemensos. Tetapi dinasnya menggarap soal usulan calon penerima BPUM. Masyarakat, sebut Ade, diharapkan agar bersabar menunggu SMS notifikasi bagi yang sudah mengajukan. Setelah ada pemberitauhan lewat sms, agar mendatangi BRI terdekat baru mendatangi BRI dan pekan ini memang juga  sudah mulai, hanya tidak sekaligus tapi bertahap, karena skalanya nasional dan smsnya langsung dari pusat. "Ingat, yang dapat SMS saja, bukan cek Bansos. Warga, diharapkan tenang kalau sudah dapat sms, nanti itu maksudnya datang ke BRI itu konfirmasi dulu, " Pungkasnya.***
Komentar

Tampilkan

  • Dikira BPUM, Warga Termakan "Hoax" Cek Bansos Langsung Geruduk BRI
  • 0

Terkini