Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

KABAR PILKADA

Pilkada 2020, Begini Ridwan Kamil Soroti Kota Depok dan Kabupaten Karawang

 Kabar Karawang
Sabtu, 26 September 2020, 12.15 WIB Last Updated 2020-09-26T05:15:55Z

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik 7 penjabat sementara bupati/walikota mengantikan sementara kepala daerahnya yang cuti kampanye dalam perhelatan Pilkada 2020 serentak.

Salah satunya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi yang dilantik menjadi Penjabat Sementara Wali Kota Depok.

“Tugas bapak-bapak semua akan berlangsung sesuai aturan, dari tanggal 26 September 2020, sampai dengan tanggal 5 Desember 2020,” kata Ridwan Kamil, saat melantik semua penjabat sementara bupati/walikota, di Bandung, Jumat, 25 September 2020.

Pasangan walikota dan wakilnya di Kota Depok, keduanya cuti untuk mengikuti tahapan kampanye. Keduanya saling berhadapan menjadi calon walikota Depok. Kemarin, Kamis, 24 September 2002, KPU Kota Depok sudah menuntaskan tahapan penetapan nomor urut pasangan calon kepala daerah.

Dua pasangan calon yang bersaing, sebelumnya adalah walikota dan wakilnya yang kini berpisah jalan. Pasangan calon walikota dan wakilnya nomor urut satu yakni Pradi Supriatna berpasangan dengan Afifah Alia mengantungi dukungan 33 kursi dari Partai Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PSI, dan PAN. Sementara nomor urut 2 yakni Mohammad Idris berpsangan dengan Imam Budi Hartono mengantungi dukungan 17 kursi yang diusung oleh PKS, Demokrat, dan PPP.

Ridwan Kamil mewanti-wanti agar semua penjabat bupati/walikota yang dilantiknya agar tetap memprioritaskan penanganan Covid-19.

“Karena peristiwa pilkada ini terjadi pada saat pandemi Covid-19, maka tugas utama yang Bapak Menteri Dalam Negeri sampaikan ke saya adalah, untuk mampu membuat pengendalian maksimal untuk Covid,” kata dia.

Ridwan Kamil mengatakan, Kota Depok harus mendapat perhatian khusus oleh Penjabat Wali Kota Depok yang besok, Sabtu, 26 September 2020 akan resmi bertugas. “Khususnya di Depok, masuk ke dalam zona Bodebek yang mengikuti pilkada, tapi dari sisi pandemi termasuk yang harus menjadi atensi besar karena sumbangan Bodebek terhadap Jawa Barat itu hampir di atas 60 persen (kasus Covid-19),” kata dia.

Kendati demikian, Kota Depok yang sebelumnya nyaris selalu masuk dalam zona merah (risiko tinggi), pekan ini turun menjadi zona oranye (risiko sedang). Di zona Bodebek saat ini tersisa Kota Bekasi yang masuk zona merah.

Ridwan Kamil mengatakan, saat ini zona merah di Jawa Barat tersisa tiga daerah. “Per hari ini zona merah di Jawa Barat itu Kota Bekasi, kemudian Kota Cirebon, dan Kabupaten Karawang. Ada tiga. Mudah-mudahan setiap minggu kita mengalami perbaikan,” kata dia.

Ridwan Kamil juga menyoroti Karawang yang kini masuk zona merah. Ridwan Kamil menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Yerry Yanuar sebagai Penjabat Bupati Karawang. “Juga Karawang memang naik turun, tapi ada klaster industri kalau tidak salah, itu juga mohon Pak Yerry menjadi atensi,” kata dia.

Pada seluruh penjabat bupati/walikota yang dilantiknya, dia memesan sejumlah hal. “Mohon memaksimalkan kondusivitas sosial politik selama perhelatan kampanye pilkada berlangsung,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil meminta agar semua penjabat bupati/walikota menegakkan protokol kesehatan selama pilkada. “Segera koordinasikan dengan KPU dan Bawaslu setempat untuk menguatkan pentingnya menjaga ketegasan protokol kesehatan selama kampanye yang berlangsung. Tidak boleh ada peristiwa-peristiwa yang membuat potensi kerawanan Covid malah meningkat, bagaimana juga itu adalah satu tanggung jawab dari penjabat sementara yang akan bertugas,” kata dia.

Ridwan Kamil juga memesan agar semua penjabat sementara memastikan netralitas ASN. “Tolong jaga netralitas dari ASN di masing-masing wilayah. Jangan sampai terjadi pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya sederhana sampai pelanggaran yang sifatnya sangat besar. Dari mulai yang kecil, contoh nge-like postingan medsos itu gak boleh, sampai apalagi secara fisik melakukan tindakan-tindakan,” kata dia.

Semua penjabat kepala daerah yang dilantikan juga diminta mengawal pembahasan anggaran bersama DPRD masing-masing.
Bupati- Pjs

“Karena menjelang akhir tahun, mudah-mudahan situasi relasi dengan partai politik dalam rangka urusan APBD 2021 di wilayah yang bapak-bapak pimpin itu juga harus aman dan lancar, sesuai dengan peraturan dan prosedur perundang-undangan sehinga betul-betul kondusivitas dijaga,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil melantik tujuh penjabat sementara bupati/walikota, dari 8 daerah di Jawa Barat yang melaksanakan pilkada serentak, yang ditetapkan lewat Keputusan Menteri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tanggal 24 September 2020. Tujuh penjabat kepala daerah itu adalah Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Barat Dani Ramdan (Penjabat Bupati Pangandaran), Kepala Bapenda Jawa Barat Hening Widiatmoko (Penjabat Bupati Tasikmalaya), Kepala BKD Jawa Barat Yerry Yanuar (Penjabat Bupati Karawang), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono (Penjabat Bupati Indramyu), Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Jawa Barat Dudi Sudrajat Abdurachim (Penjabat Bupati Cianjur), serta Kepala Biro Hukum Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Penjabat Bupati Sukabumi), serta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi (Penjabat Wali Kota Depok).***

Komentar

Tampilkan

  • Pilkada 2020, Begini Ridwan Kamil Soroti Kota Depok dan Kabupaten Karawang
  • 0

Terkini