Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

KABAR PILKADA

Pemberian Bansos Provinsi Jawa Barat Diperpanjang? Ini Keterangan Indag

 Kabar Karawang
Jumat, 24 Juli 2020, 00.53 WIB Last Updated 2020-07-23T17:53:53Z

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memperpanjang atau menambah bantuan sosial selama pandemi Covid-19. Saat ini telah disepakati bansos untuk keluarga terdampak akan diberikan pemerintah selama empat tahap. Masing-masing tahap tiap rumah tangga sasaran (RTS) mendapatkan Rp 500.000 yang terdiri dari uang tunai sebesar Rp 150.000 dan paket sembako senilai 350.000.
Kepala Dinas Industri dan Perindustrian (Indag) Provinsi Jabar yang juga Ketua Divisi Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Mohammad Arifin Soedjayana mengatakan, penambahan masa pemberian bansos tengah dikaji antara eksekutif dan legislatif. Hal itu merujuk pandemi yang belum berakhir dan beberapa provinsi lain pun melakukan perpanjangan masa pemberian bansos.
"Kami sedang mengkaji soal komoditi ke divisi perencanaan karena kondisi pandemi yang tidak dapat diprediksi, kemungkinan bansos akan diperpanjang. Tidak hanya empat tahap melainkan bisa sampai lima tahap bahkan lebih," kata dia, Kamis 23 Juli 2020.
"Rapat dengan dewan ada keinginan seperti provinsi lain, bansos diperpanjang tapi jumlah paket dikurangi, tapi hal itu belum diputuskan," ujar dia melanjutkan.
Saat ini, pemprov Jabar telah menuntaskan penyaluran tahap pertama dan tahap kedua tengah berlangsung. Berdasarkan skema, akan ada dua kali lagi penyaluran bansos untuk 1,392 juta RTS di Jabar.
Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari jumlah RTS yang dibagikan pada tahap pertama yang mencapai 1,7 juta perima. Angka RTS tahap kedua muncul setelah dilakukan verifikasi data antara data DTKS atau data terpadu kesejahteraan sosial dan Non DTKS.
Penyaluran tahap kedua ditargetkan berlangsung selama 15 hari mulai tanggal 9 hingga 22 Juli kemarin dengan menggaet PT Pos dan juga mitra PT Pos.
Dalam paket bansos tahap kedua terdapat perbedaan komoditi yang dibagikan, yaitu telur digantikan oleh susu UHT. Adapun sembilan komoditi yang dibagikan yaitu beras sebanyak 10 Kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 lt, terigu 1 kg, sarden (155 gr) 4 kaleng, lima kotak susu UHT 200 ml, satu paket vitamin c, 15 bungkus mi instan, dan lima lembar masker senilai Rp 350.000 ditambah uang tunai sebesar Rp 150.000.***
Komentar

Tampilkan

  • Pemberian Bansos Provinsi Jawa Barat Diperpanjang? Ini Keterangan Indag
  • 0

Terkini