Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

KABAR PILKADA

Gara-gara Corona , Penjual Mobil Bekas Babak - belur

 Kabar Karawang
Selasa, 07 Juli 2020, 17.58 WIB Last Updated 2020-07-07T10:59:01Z

Dampak pandemi Covid-19, penjual mobil bekas di kota Medan menjerit bahkan terancam bangkrut. Hal ini dikarenakan penjualan mobil bekas menurun drastis hingga 80% bahkan harga jual mobil bekas pun juga mengalami penurunan hingga 20% per unitnya.

Pandemi Covid-19 berdampak ke banyak sektor di dalam negeri salah satunya ke penjualan mobil bekas di berbagai showroom di Kota Medan. Penjualan yang turun tajam mengakibatkan pengusaha terancam bangkrut. Pengusaha mengaku sepi pembeli sejak empat bulan terakhir.

Kondisi ini dirasakan Gafar, salah satu pemilik showroom mobil bekas di kawasan jalan AH Nasution Medan. Di mana sejak pandemi covid dalam empat bulan terakhir, penjualan mobil bekas yang dikelolanya sejak beberapa tahun terakhir menurun drastis hingga 80%. Sebelum pandemi covid terjadi, sekitar 17 unit mobil bekas biasanya laku terjual dalam satu hari namun sejak pandemi covid terjadi dari Maret hingga Juni baru 3 unit mobil bekas yang laku terjual.

“Ini dikarenakan daya beli masyarakat tidak ada, aturan pembatasan sosial di tengah pandemi covid membuat masyarakat banyak kehilangan pekerjaan dan lebih memprioritaskan kebutuhan yang vital,” katanya, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, menurunnya penjualan mobil bekas ini disebabkan adanya larangan penagihan dari pemerintah untuk nasabah yang kredit sehingga pihak leasing mobil menahan kucuran kredit. Pandemi covid-19 tidak hanya membuat penjualan mobil bekas turun signifikan, harga jual mobil bekas juga anjlok hingga 20%.

Seperti Toyota Vellfire keluaran 2018 yang Februari 2020 harganya masih Rp900 juta per unit kini harganya turun Rp100 juta menjadi Rp800 juta per unitnya. Begitu juga dengan mobil-mobil bekas lainnya keluaran tahun 2017, 2018 dan tahun 2019 rata-rata mengalami penurunan harga hingga 20% per unitnya.

Meski harga mobil bekas turun, namun minat masyarakat untuk membeli tetap tidak ada hingga hal ini membuat pemilik showroom mobil pun enggan berbelanja banyak. Pemilik showroom berharap dengan dibukanya lagi aktivitas nasional di bulan Juli ini geliat ekonomi kembali membaik dan penjualan mobil bekas kembali normal.**

Komentar

Tampilkan

  • Gara-gara Corona , Penjual Mobil Bekas Babak - belur
  • 0

Terkini